Salah Kaprah, Perokok Konvensional Beralih pada Vape, Ini Bahayanya

- 3 Februari 2023, 14:00 WIB
Hasil penelitian menunjukkan, rokok elektrik atau vape lebih berbahaya dari rokok konvensional.
Hasil penelitian menunjukkan, rokok elektrik atau vape lebih berbahaya dari rokok konvensional. /pixabay.com/

Reagan Wetherill dari Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania menyebut iNOS adalah enzim yang dihasilkan secara berlebihan pada pengguna rokok elektrik dan rokok biasa yang berhubungan dengan penyakit radang akut dan kronis.

"Ini menjadikannya target yang relevan untuk pencitraan molekuler radang paru-paru dan penyakit radang paru-paru," kata Wetherill.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus Kamis 3 Februari 2023 Hari Ini, Jangan Terlalu Bersemangat, Dia Tak akan Kemana

Dalam studi itu, peserta dibagi beberapa kelompok, yaitu lima pengguna rokok elektrik, lima pengguna rokok biasa, dan lima pengguna yang tidak pernah merokok.

Pengguna rokok elektrik menunjukkan peradangan paru yang lebih besar daripada perokok biasa dan mereka yang tidak merokok.

Selain itu, ditemukan hubungan antara peradangan paru dan perifer. Artinya, penggunaan rokok elektrik atau vape dapat meningkatkan peradangan paru.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Pisces Hari Ini, Jumat‪ 3 Februari 2023‬: Anda Siap Meningkatkan Level Kehidupan Cinta

Setelah tahu hasil penelitian tersebut, apakah perokok vape akan berhenti atau tetap membiarkan paru-paru menanggung risikonya? Hanya si pelaku yang tahu jawabannya. ***

Halaman:

Editor: Rakhmat Margajaya

Sumber: PMJ News


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah